Membuat Server Sederhana Dengan Debian

Membuat Server Sederhana

Dengan Debian

Oleh: www.WahyuAndiSaputro.co.cc

Landasan Teori

Debian adalah sistem operasi bebas yang dikembangkan secara terbuka oleh banyak programer sukarela(pengembang Debian) yang tergabung dalam Proyek Debian. Sistem operasi Debian adalah gabungan dari perangkat lunak yang dikembangkan dengan lisensi GNU, dan utamanya menggunakan kernel Linux, sehingga populer dengan nama Debian GNU/Linux. Sistem operasi Debian yang menggunakan kernel Linux merupakan salah satu distro Linux yang populer dengan kestabilannya. Dengan memperhitungkan distro berbasis Debian, seperti Ubuntu, Xubuntu, Knoppix, Mint, dan sebagainya, maka Debian merupakan distro Linux yang paling banyak digunakan di dunia.

Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Server didukung dengan prosesor yang bersifat scalable dan RAM yang besar, juga dilengkapi dengan sistem operasi khusus, yang disebut sebagai sistem operasi jaringan atau network operating system. Server juga menjalankan perangkat lunak administratif yang mengontrol akses terhadap jaringan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya, seperti halnya berkas atau alat pencetak (printer), dan memberikan akses kepada workstation anggota jaringan.

Umumnya, di dalam sistem operasi server terdapat berbagai macam service yang menggunakan arsitektur klien/server. Contoh dari service ini adalah DHCP Server, Mail Server, HTTP Server, FTP Server, DNS Server dan lain sebagainya. Setiap sistem operasi server umumnya membundel layanan-layanan tersebut atau layanan tersebut juga dapat diperoleh dari pihak ketiga. Setiap layanan tersebut akan merespons terhadap request dari klien. Sebagai contoh, klien DHCP akan memberikan request kepada server yang menjalankan service DHCP server; ketika sebuah klien membutuhkan alamat IP, klien akan memberikan perintah/request kepada server, dengan bahasa yang dipahami oleh server DHCP, yakni protokol DHCP itu sendiri.

Alat dan Bahan

  1. 2 buah PC (1 untuk server, 1 untuk client)
  2. CD/DVD Debian 5 Lenny
  3. Kabel UTP jenis cross-over

Gambar Kerja

Gambar Instalasi Sistem Operasi Jaringan Debian

 

Gambar Koneksi Jaringan ke Laptop

 

Gambar ScreenShot www.wahyu-COMP.co.cc

Proses Pengerjaan

Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Server didukung dengan prosesor yang bersifat scalable dan RAM yang besar, juga dilengkapi dengan sistem operasi khusus, yang disebut sebagai sistem operasi jaringan atau network operating system. Server juga menjalankan perangkat lunak administratif yang mengontrol akses terhadap jaringan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya, seperti halnya berkas atau alat pencetak (printer), dan memberikan akses kepada workstation anggota jaringan.

Server terdiri dari beberapa bagian antara lain adalah DHCP Server, DNS Server, Proxy, Web Server, Mail Server, FTP Server, dll. Pada modul ini sistem operasi yang digunakan adalah Debian 5 (Lenny) dengan menggunakan master instalasi repository DVD 1 dari Debian Lenny.

Instalasi Debian Lenny Sebagai Server

1. Setting booting komputer dalam setting BIOS. Pastikan booting pertama adalah CD-ROM / DVD-ROM.

Gambar Setting Boot Device

2. Setelah mensetting list boot. Jangan lupa untuk menyimpan dan keluar dengan menekan tombol F10 kemudian Enter.

3. Masukkan master DVD Debian Lenny ke dalam DVD-ROM dan pilih option Install untuk melakukan instalasi berbasis text.

Gambar Opsi Instalasi Debian Lenny

4. Tunggu sebentar hingga muncul jendela pilihan bahasa instalasi. Pilih bahasa yang mudah di pahami Bahasa Inggris atau Bahasa Indonesia atau bahasa lainnya.

Gambar Pilih Bahasa Instalasi Debian Lenny

5. Berikutnya adalah memilih lokasi tempat dimana kita tinggal. Jika di Indonesia maka pilih Other >> Asia >> Indonesia

6. Barulah kemudian kita akan diminta untuk memilih layout dari keyboard yang kita gunakan, secara default keyboard yang digunakan di Indonesia adalah keyboard American English.

Gambar Layout Keyboar

7. Tunggu sebentar kan muncul konfigurasi alamat IP secara otomatis. Namun, disini akan di setting secara manual saja. Klik Cancel kemudian Continue untuk melanjutkan dan selanjutnya pilih Configure Network Manually untuk setting IP Address manual.

Gambar Mengisi IP Address

8. Masukkan IP Address untuk PC Server. Sebagai contoh saya mengisi alamat IP 192.168.1.1 tekan enter untuk melamjutkan. Kemudian mengisikan Netmask dari IP Address tadi, misal 255.255.255.0.

Gambar Mengisi Netmask

9. Kemudian akan muncul untuk mengisi Gateway, kosongkan saja karena server ini tidak terhubung ke internet.

Gambar Gateway Kosongkan

10. Selanjutnya mengisi Name Server Address sama dengan alamat IP komputer.

Gambar Mengisi Name Server

11. Mengkonfigurasi Hostname (Nama Komputer).

Gambar Mengisi Hostname

12. Kemudian isi domain name sesuka hati, misalkan wahyucomputer.com.

Gambar Mengisi Domain Name

13. Langkah selanjutnya memilih zona waktu pilih Jakarta.

Gambar Konfigurasi Kota Waktu tinggal

14. Berikutnya melakukan partisi harddisk. Untuk melakukan partisi harddisk pilih Guided – Use Entire Disk.

Gambar Partisi Harddisk

15. Pilih harddisk yang akan dipartisi selanjutnya pilih Separate /home, /usr, /var, and /tmp partitions.

Gambar Pemilihan Partisi Harddisk

16. Kemudian tekan enter saat muncul Finish partitioning and weite changes to disk.

Gambar Selesai Mengkonfigurasi Partisi

17. Selanjutnya akan muncul pertanyaan Write change to disk? Pilih Yes dan tekan enter.

Gambar  Write Disk Memformat

18. Tunggu beberapa menit akan muncul dialog untuk memasukkan password root. Sebagai contoh saya tuliskan wahyucomp, tekan enter dan masukkan lagi password.

Gambar Password Root

19. Tuliskan nama untuk user baru misalkan wahyucomp dan nama akun pada user tersebut misal wahyucomp atau yang lain, tekan Enter.

Gambar Membuat User akun baru

20. Selanjutnya masukkan password untuk user yang telah dibuat (wahyucomp), missal wahyucomp.

Gambar Password User Baru

21. Tahap berikutnya akan muncul pertanyaan Scan another CD or DVD? Pilih saja No. Karena instalasi server Debian Lenny hanya membutuhkan DVD 1 saja.

Gambar Memindai DVD Baru

22. Jika muncul Use a network mirror? Pilih No.

Gambar Network Mirror

23. Dan Participate in package usage survey? Juga pilih No.

Gambar Mensurvey Partisi

24. Pada pilihan software yang akan diinstall pilih Standard System saja dengan cara tekan tombol spasi pada Standard System. Lihat gambar dibawah ini.

Gambar Memilih Software Yang Akan di Install

25. Selanjutnya muncul pertanyaan Install the GRUB boot loader to the master boot record? Kali ini pilih Yes. Tunggu beberapa saat maka proses instalasi telah selesai dan klik Continue.

Gambar Install GRUB master

26. Proses instalasi telah selesai secara otomatis komputer akan restart sendiri. Kemudian login dengan menggunakan user root dan password wahyucomp. Pada saat mengetikkan password, password tidak akan muncul di layar  namun berjalan dibalik layar.

Gambar Login ke Server

Dengan itu maka kita telah masuk sebagai root administrator. Langkah selanjutnya adalah membuat sebuah server, yaitu DHCP Server, DNS Server, Web Server, dan Mail Server.

Instalasi DHCP Server

Dynamic Host Configuration Protocol (DCHP) adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server.

1. Masukkan DVD Repository 1 Debian Lenny ke DVD-ROM.

2. Ketik apt-get install dhcp3-server lalu Enter

3. Muncul dialog Package Configuration DHCP Server tekan Enter. Dan tunggu proses instalasi hingga selesai. Setelah instalasi dhcp selesai, saatnya untuk mengkonfigurasi dhcp server.

Gambar Installasi DHCP Server

4. Ketik nano /etc/dhcp3/dhcpd.conf

5. Cari kata A slightly different configuration for an internal subnet. Ubah kata-kata di bawahnya menjadi seperti ini:

Gambar Setting DHCP Server

6. Setelah selesai di ketik tekan tombol Ctrl + X dan kemudian tekan Y dan Enter.

7. Restart dhcp server agar bisa berjalan dengan cara ketik /etc/init.d/dhcp3-server restart lalu Enter. Saat stopping dhcp server akan muncul tulisan failed! Itu normal karena pada saat starting tidak akan muncul tulisan failed atau yang lainnya kecuali ada salah ketik.

Gambar Merestart DHCP Server

8. Cobalah pada komputer client untuk melihat apakah sudah berhasil atau belum. Dengan buka cmd. Kemudian ketik perintah ipconfig. Apakah IP address DHCPnya sudah masuk secara otomatis.

Gambar cmd ipconfig

9. Sehingga Komputer Client mendapatkan IP 192.168.1.10. Karena Ranges-nya 192.168.1.10 – 192.168.1.100. seperti gambar dibawah.

Gambar IP Address Client

Instalasi DNS Server

DNS (Domain Name System) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surat elektronik (email) untuk setiap domain.

1.Pertama masukkan DVD Repository 1 Debian Lenny lalu ketik:

apt-get install bind9

2. Do you want to continue? Tekan Y lalu Enter.

3. Konfigurasi dns server dengan mengetik:

nano /etc/bind/named.conf lalu tekan enter.

4. Buat dns baru wahyucomputer.com dengan menambahkan file seperti yang dicetak di bawah ini.

Gambar Buat DNS baru

5. Tekan Ctrl + X kemudian Y lalu Enter.

6. Copy kan database localhost ke wahyucomputer.com dan 127.0.0.1 ke 192.168.1.1 dengan cara:

  • cp /etc/bind/db.local /etc/bind/db.wahyucomputer
  • cp /etc/bind/db.127 /etc/bind/db.192

7. Sekarang mengubah dan mengkonfigurasi database wahyucomputer dengan cara ketik nano /etc/bind/db.wahyucomputer lalu Enter.

  • Ubah localhost menjadi wahyucomputer.com
  • Ubah 127.0.0.1 menjadi 192.168.1.1
  • Ubah baris paling akhir menjadi: www   IN      A       192.168.1.1

Gambar Mengkonfigurasi Database wahyucomputer

  • Tekan Ctrl + X lalu Y kemudian Enter.

8. Selanjutnya mengubah dan mengkonfigurasi database 192 dengan cara ketik nano /etc/bind/db.192 lalu Enter.

  • Ubah localhost menjadi 192.168.1.1
  • Ubah angka 1.0.0 pada baris terakhir menjadi angka 1

Gambar Mengkonfigurasi Database 192

  • Tekan Ctrl + X lalu Y kemudian Enter.
  • Restart dns server denga cara /etc/init.d/bind9 restart

9. Lakukan uji koneksi dengan mengetik ping wahyucomputer.com. Jika muncul 64 bytes from server…. Berarti dns telah berhasil. Lakukan juga pada komputer client.

10. Melakukan tes koneksi dari Client. Dengan cara buka cmd. Ping ke IP server dan dns server. Ketik perintah:

  • ping 192.168.1.1          è Jika berhasil maka muncul tulisan Reply from 192.168.1.1. Seperti gambar dibawah:

Gambar Tes ping 192.168.1.1

  • ping wahyucomputer.com    è Jika berhasil maka muncul tulisan Reply from 192.168.1.1. Seperti gambar dibawah:

Gambar Tes ping wahyucomputer.com

Instalasi Web Server

Server web adalah sebuah perangkat lunak server yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan browser web dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML.

1. Install aplikasi web server dengan cara apt-get install php5

2. Do you want to continue? Tekan Y lalu Enter

3. Edit konfigurasi apache dengan cara:

nano /etc/apache2/sites-available/default

4. Tambahkan konfigurasi sebagai berikut pada baris paling bawah:

Gambar Edit Konfigurasi apache

5. Keluar dari konfigurasi dengan cara tekan Ctrl + X lalu Y kemudian Enter

6. Restart web server /etc/init.d/apache2 restart

7. Buka web browser pada komputer client dan buka http://wahyucomputer.com. Jika muncul tulisan It Works! Berarti setting telah berhasil. Dan siap diIntsall website.

Instalasi Mail Server

Mail Transfer Agent (MTA) atau lebih dikenal dengan mail server merupakan salah satu komponen penting pada server Internet. Memilih berbagai MTA sangat sulit, karena setiap orang memiliki kebutuhan dan pertimbangan yang berbeda. Sangat perlu dipahami pertimbangan dan kebiasaan sistem administrator dalam menggunakan jenis MTA-nya, karena e-mail merupakan suatu layanan yang sangat penting pada server Internet. Membangun server mail biasanya dilakukan dengan pertimbangan yang lebih teliti ketimbang server web sebab setiap situs harus mendaftarkan mail exchanger yang digunakannya pada DNS global.

1. Pertama hapus mail server yang telah ada yaitu exim dengan cara apt-get remove exim4

2. Do you want to continue? Tekan Y lalu Enter.

3. Instal aplikasi mail server Squirrel Mail dengan mengetik:

apt-get install postfix courier-imap squirrelmail

4. Do you want to continue? Tekan Y lalu Enter.

5. Kemudian akan muncul pertanyaan Creat directories for web-based administration? Pilih No.

Gambar Configuring courier-base

6. Berikutnya pilih OK. Selanjutnya pada Postfix Configuration pilih Internet Site.

Gambar Konfigurasi Postfix

7. Pada System Mail Name ketikkan wahyucomputer.com

Gambar System Mail Name

8. Buka nano /etc/squirrelmail/apache.conf lalu ubah squirrelmail pada baris paling atas disamping kanan Alias menjadi mail

Gambar Mengedit squirrelmail à mail

9. Kemudian buka nano /etc/apache2/apache2.conf tambahkan Include /etc/squirrelmail/apache.conf pada baris paling bawah.

Gambar Menambahkan Include squirrelmail

10. Buka nano /etc/postfix/main.cf

11. Ganti network address pada mynetworks menjadi 192.168.1.0/24.

12. Beri tanda # di depan mailbox_command = procmail –a “&EXTENSION”.

13. Tambahkan home_mailbox = Maildir/ pada baris paling akhir. Seperti gambar dibawah:

Gambar Setting postfix

14. Buat direktori email baru dengan nama Maildir di folder /etc/skel dengan cara ketik maildirmake /etc/skel/Maildir

Gambar Membuat direktori email baru

15. Selanjutnya konfigurasi squirrelmail dengan cara mengetikkan:

squirrelmail-configure

16. Pilih Server Settings dengan mengetikkan angka 2 lalu tekan Enter.

17. Kemudian pilih Domain dengan mengetik angka 1 kemudian Enter.

  • Selanjutnya ketik wahyucomputer.com

18. Kembali ke menu utama dengan mengetik huruf r lalu enter.

19. Lalu pilih Set pre-defined settings for specific IMAP servers dengan mengetik huruf d lalu enter.

20. Selanjutnya ketik Courier dan tekan Enter. Kemudian tekan enter untuk melanjutkan.

Gambar IMP Server

21. Simpan data dengan mengetik s lalu Enter dan tekan enter lagi.

Keluar dengan ketik q lalu Enter.

22. Buat user baru dengan nama sebagai contoh admin dengan mengetik adduser admin. Isikan password dan data-data yang diperlukan.

Gambar Buat user Email baru admin

23. Buat user lagi dengan nama wahyucomputer dengan mengetik adduser wahyucomputer

Gambar Buat user Email baru wahyucomputer

24. Restart apache, postfix dan courier-imap

  • /etc/init.d/apacehe restart
  • /etc/init.d/postfix restart
  • /etc/init.d/courier-imap restart

25. Buka web browser pada komputer client dan buka http://wahyucomputer.com/mail. Kemudian Login menggunakan user wahyucomputer dan password yang telah dibuat sebelumnya.

Gambar Login Email user wahyucomputer

26. Kemudian akan masuk ke admin email dari squirrelmail.

Gambar admin email squirrelmail wahyucomputer

27. Buat sebuah email dengan mengklik Compose dan kirimkan ke user admin pada kolom To: admin@wahyucomputer.com kemudian klik Send.

Gambar Mengirim email baru ke admin

28. Logout dan login lagi menggunakan admin dan cek apakah ada email dari wahyucomputer@wahyucomputer.com.

Gambar Email masuk dari wahyucomputer

Intsallasi Website Server

Web Server adalah software server yang menjadi tulang belakang dari World Wide Web (WWW). Web server menunggu permintaan dari client yang menggunakan browser seperti netscape navigator, Internet Explorer, modzilla, dan program browser lainnya. Jika ada permintaan dari browser, maka web server akan memproses permintaan itu dan kemudian memberikan hasil prosesnya berupa data yang diinginkan kembali ke browser. Data ini mempunyai format yang standar disebut dengan format SGML ( Standard General Markup Language). Data yang berupa format ini kemudian akan ditampilkan oleh browser sesuai dengan kemampuan browser itu. Contohnya ialah bila data yang dikirim berupa data gambar, browser yang hanya mampu menampilkan text (misalnya lynx) tidak akan mampu menampilkannya dan jika ada akan menampilkan alternatifnya saja.

Web Server, untuk berkomunikasi dengan clientnya (web browser) mempunyai protokol sendiri yaitu HTTP (HyperText Transfer Protocol). Dengan protokol ini, komunikasi antar web server dengan clientnya (browser) dapat saling dimengerti dan lebih mudah.

Seperti telah dijelaskan diatas, Standar format data pada World Wide Web adalah SGML. Tapi sudah menjadi hal yang umum bahwa para pengguna internet lebih banyak menggunakan format HTML (HyperText Markup Language) karena penggunaannya yang lebih sederhana dan mudah dipelajari.

Kata HyperText mempunyai arti bahwa seorang pengguna internet dengan web browsernya dapat membuka dan mambaca dokumen-dokumen yang ada dalam komputernya atau bahkan komputer yang jauh tempatnya sekalipun. Hal ini memberikan cita rasa dari suatu proses yang tridimensional, artinya pengguna internet dapat membaca dari satu dokumen ke dokumen yang lain hanya dengan mengklik beberapa bagian dari halaman-halaman dokumen (web) itu.

Proses yang dimulai dari permintaan webclient (browser), diterima web server, diproses, dan dikembalikan hasil prosesnya oleh web server ke webclient lagi dilakukan secara transparan. Setiap orang dapat dengan mudah mengetahui apa yang terjadi pada tiap-tiap proses. Secara garis besarnya web server hanya memproses semua masukan yang diperolehnya dari web clientnya.

1. Langkah awal, Install dulu ssh. Dengan cara ketik:

# apt-get install ssh

2. Do you want to continue? Tekan Y lalu Enter.

3. Tranfer data website lewat applikasi Winscp lalu masukkan IPnya serta user root dan password yang anda buat.

Gambar Login root Server lewat Winscp

4. Kemudian akan tampil gambar seperti dibawah ini:

Gambar Tampilan awal admin Winscp

5. Setelah itu cari file folder website yang akan diUpload ke server. Dengan cara drag and drop è letakkan posisi file pada bagian cari file /<root> kemudian masuk > var > www > lalu drop file. Pada kali ini saya menggunakan Joomla, yang sudah saya edit, sebagai master website www.wahyu-COMP.co.cc

Gambar Proses Upload ke Server

6. Setelah selesai proses Upload. Sehingga akan tampak pada gambar dibawah ini:

Gambar File yang sudah terUpload ke Server

7. Install mysql-server di Debian. Caranya dengan mengetikan perintah:

# apt-get install mysql-server

8. Setelah berhasil diinstall muncul form untuk mengisi password root untuk mysql. Silakan isikan password anda yang gampang untuk diingat. Seperti dibawah ini:

Gambar Mengisi Password root

9. Kita tes dengan cara mengetikan perintah:

# mysql -u root –p

10. Kemudian isikan password root mysql anda yang telah anda isikan sebelumnya. Jika berhasil akan muncul form sebagai berikut:

Gambar Tes dan Cek MySQL

11. Install phpmyadmin di Debian. Caranya dengan mengetikan perintah:

# apt-get install phpmyadmin

12. Setelah itu akan muncul form untuk mengkonfigurasi phpmyadmin. Disini saya pilih apache2. Gambarnya sebagai berikut :

Gambar Paket phpMyAdmin. Pilih apache

13. Restart apache dengan cara mengetikan perintah ini :

# /etc/init.d/apache2 restart

14. Kita tes dengan membuka browser dan mengetikan http://wahyucomputer.com/phpmyadmin. Masukan password root anda. Akan muncul form sebagai berikut:

Gambar Login phpMyAdmin

15. Setelah memasukkan user dan password phpMyAdmin. Kemudian buat database wahyucomputer. Ketik wahyucomputer, pada create new database. Lalu klik create. Sehingga hasilnya terlihat seperti gambar dibawah ini:

Gambar phpMyAdmin dan membuat database wahyucomputer

16. Setelah membuat database. Sekarang melakukan Installasi Website Joomla. Buka Browser dan ketik: http://wahyucomputer.com/. Sehingga muncul tempilan seperti gambar dibawah. Pilih Bahasa yangdigunakan. Klik Next.

Gambar Installasi Joomla Pemilihan Bahasa

17. Masuk ke Pre-Installastion Check. Langsung Klik Next aja. Kemudian Masuk ke License Klik Next lagi.

18. Masuk ke Pengaturan Database. Masukkan HostName, Username, Password, dan Database. Seperti gambar dibawah:

Gambar Database Configuration

19. Masuk ke FTP Configuration. Langsung Klik Next aja. Jika ingin mengatur FTP masukkan data yang falid.

20. Kemudian masuk ke Main Configuration. Masukkan Nama Website, Email, Password admin. Serta Klik Install Sample data. Seprti Gambar dibawah kemudian Klik Next.

Gambar Main Configuration

21. Selanjutnya Proses Installasi Webasite Joomla telah selesai. Klik Site untuk mengakses Websitenya. Sebelumnya Folder installation dihapus atau diganti dulu namanya. Seperti gambar dibawah:

Gambar Finish Installation

Gambar Ganti Folder installation menjadi installation1

22. Setelah selesai mengganti folder installation menjadi installation1. Dan Proses Installasinya sudah selesai. Sekarang coba dan cek websitenya. Buka browser dan ketik addressnya: http://wahyucomputer.com/.

Gambar TampilanWebsite Joomla wahyu-COMP pertama

23. Untuk mengatur website tersebut, harus Login ke adminnya. Yaitu dengan cara ketik di address Browser: http://wahyucomputer.com/administrator/. Masukkan Username dan Password yang tadi dibuat. Kemudian Klik Login.

Gambar Login ke Admin website

24. Setelah berhasil Login ke Admin. Sekarang masuk ke Administratornya, yaitu tempat dimana Website tersebut diEdit atatu diSetting.

Gambar Administrator website Joomla wahyu-COMP

25. Setelah melakukan berbagai pengEditan dan Setting. Maka hasilnya seperti gambar dibwah:

Gambar Finishing Website Joomla wahyu-COMP

26. Sekarang proses Installasi website telah selesai. Atur Edit dan Setting sesuai keinginan dan kebutuhan anda.

Silahkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s