Fitur Basisdata

Apliaksi basisdata mengijinkan para pemakai untuk saling berhubungan dengan informasi yang disimpan didalam basisdata. Basisdata menyediakan struktur untuk informasi, dan mengijinkan berbagi data antar aplikasi yang berbeda.

Delphi menyediakan jenis basisdata relasi (database relational) untuk aplikasi basisdatanya. Basisdata relasi mengorganisir informasi kedalam tabel, yang sama berisi baris (row/record) dan kolom (column/field). Tabel ini dapat dimanipulasikan oleh operasi sederhana yang dikenal dengan nama relational calculus.

Ketika perancangan suatu aplikasi basisdata, anda harus memahami bagaimana data tersusun. Berdasar pada struktur itu, anda kemudian bisa mendisain antar muka untuk menampilkan data kepada pemakai dan mengijinkan pemakai untuk memasukkan informasi baru atau memodifikasi data yang ada.

Pada Delphi anda dapat menggunakan basisdata yang beragam Delphi menyediakan banyak komponen untuk mengakses basisdata tersebut. Komponen pada halaman Data Access, halaman Data Access menggunakan Borland Database Engine (BDE) untuk mengakses informasi basisdata melalui OLEDB. Komponen pada halaman Interbase mengakses suatu basisdata Interbase secara langsung. Tergantung pada versi Delphi yang dipakai, BDE terdiri dari beberapa driver yang berbeda untuk jenis basisdata yang berbeda. Apapun jenis basis-datanya yang terdiri dari tabel yang menyimpan informasi, akan mendukung fitur sebagai berikut :

  1. Keamanan Basisdata
  2. Penanganan Transaksi
  3. Kamus data (Data Dictionary)
  4. Intergritas  Data (Referntial Intergrity), Stored procedures, dan trigers.

Silahkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s